|
: |
SNI 01-2332.1-2006
|
|
: |
Cara uji mikrobiologi - Bagian 1: Penentuan Coliform dan Escherichia coli pada produk perikanan |
File SNI Belum Tersedia
Terimakasih kepada para pengunjung website BSN yang telah memanfaatkan fulltext akses seluruh koleksi digital SNI melalui SNI Online selama 2 tahun (2010-2012). Mulai Tahun 2013, website BSN akan menyediakan full text akses SNI yang baru ditetapkan selama 1 tahun. SNI hasil adopsi badan standar asing tidak dapat kami tampilkan semua secara fulltext, terkait peraturan hak cipta di masing-masing Organisasi Pengembang Standar.
Dokumen SNI yang tidak tersedia secara online dapat diperoleh (sesuai ketentuan yang berlaku) di: Perpustakaan BSN, email:dokinfo@bsn.go.id, phone: +62 21 5747043 ext 144
|
|
: |
Standar ini menetapakan prinsip pengujian coliform dan Escherichia coli pada produk perikanan termasuk persyaratan peralatan, media dan pereaksi, kondisi pengujian, preparasi contoh. Prosedur pengujian diatur dari persiapan contoh, analisa yang mencakup uji pendugaan coliform dan Escherichia coli, uji morfologi dan uji biokimia. Interpretasi hasil menggunakan kriteria nilai gas pada tabung LTB, indol, MR, VP, Citrat dan uji morfologi. Pelaporan berisi pernyataan coliform dan Escherichia coli dari hasil interpretasi dalam Angka Paling Memungkinkan/g (APM/g). Keamanan dan keselamatan kerja juga diatur dalam SNI ini. Standar ini digunakan untuk menentukan bakteri indikator sanitasi (Coliform dan Escherichia coli) pada produk perikanan. Prinsip pengujian ini adalah menumbuhkan bakteri dalam suatu media cair dan perhitungan dilakukan berdasarkan jumlah tabung yang positif setelah diinkubasi pada suhu dan waktu tertentu. Dalam prosedur pengujian terdapat beberapa tahap analisa yang mencakup uji pendugaan coliform (Presumptive coliform), uji penegasan coliform (confirmed coliform), uji pendugaan Escherichia coli (faecal coliform, presumptive Escherichia coli), uji penegasan Escherichia coli (confirmed Escherichia coli), uji morfologi, uji biokimia dan produksi gas dari laktosa. |
|
: |
1. 67.120.30 Ikan dan produk ikan
|
|
|
|
|
: |
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN (KEP.61/MEN/2009)
|
|
: |
105/KEP/BSN/05/2006
|
|
: |
16-05-2006 [dd-mm-yyyy] |
|
: |
1. SNI 01-2332-1991 Produk perikanan, Penentuan escherichia coli
|
|
: |
1.
SNI 2731.1:2010 Cumi-cumi beku - Bagian 1: Spesifikasi
2.
SNI 7757:2013 Otak-otak Ikan
3.
Mutiara-Bagian 1: Spesifikasi
4.
Petis Udang-Bagian 1: Spesifikasi
5.
Keripik belut-Bagian 1: Spesifikasi
6.
Tuna ground meat
7.
Belut fillet rebus beku
8.
SNI 7761:2013 Dodol rumput laut
9.
SNI 7760:2013 Ikan renyah
10.
SNI 3228.1:2010 Lobster utuh rebus beku - Bagian 1: Spesifikasi
11.
SNI 7560.1:2010 Kepiting (Scylla serrata) kulit lunak beku - Bagian 1: Spesifikasi
12.
Bekicot beku-Bagian 1: Spesifikasi
13.
Agar-agar Kertas-Bagian 1: Spesifikasi
14.
Petis Udang-Bagian 1: Spesifikasi
15.
RSNI4 7755:2012 Sosis ikan
16.
SNI 3230.1:2010 Scallop (Amusium pleuronectes) beku - Bagian 1: Spesifikasi
17.
Metode pengujian kimia produk perikanan penentuan kadar khlor aktif
18.
Kecap ikan-Bagian 1: Spesifikasi
19.
Teripang beku
20.
Ikan ekor kuning (Caseo Erythrogaster) segar
21.
Ikan tenggiri (Scromberus sp) Segar
22.
Ikan kerapu hidup beku untuk konsumsi
23.
Kepiting hidup
24.
Lobster hidup untuk konsumsi
25.
Labi-labi (Tronyx SPP) Hidup
26.
Cara uji kimia - Bagian 7: Penentuan kadar logam berat timbal pada produk perikanan.
27.
Cara uji fisika - Bagian 7: Pengujian filth pada produk perikanan
28.
Belut hidup
29.
SNI 2695.1:2010 Sirip cucut kering - Bagian 1: Spesifikasi
30.
Udang kupas rebus beku untuk sushi ebi
31.
Fillet ikan ekor kuning
32.
Ikan layur
33.
Gurita (Octopus sp) utuh beku
34.
Ikan layang (Decapterus spp) beku
35.
Sotong (Sepia sp) utuh beku
36.
Ikan bawal segar
37.
Minyak ikan-Bagian 1: Spesifikasi
38.
SNI 2709.1:2010 Udang kering tanpa kulit - Bagian 1: Spesifikasi
39.
SNI 7756:2013 Siomay ikan
40.
SNI 6929.1:2010 Daging rajungan (Portunnus pelagicus) pasteurisasi dalam kaleng - Bagian 1: Spesifikasi
41.
SNI 4225.1:2010 Daging rajungan (Portunnus pelagicus) sterilisasi dalam kaleng-Bagian 1: Spesifikasi
42.
SNI 2727.1:2013 Bekicot (Achatina spp.) rebus beku - Bagian 1: Spesifikasi
43.
SNI 7706.1:2011 Bibit kerbau - Bagian 1: Lumpur
44.
SNI 01-7263.1-2006 Marlin loin beku - Bagian 1: Spesifikasi
45.
SNI 01-7264.1-2006 Marlin steak beku - Bagian 1: Spesifikasi
46.
SNI 7758:2013 Naget Ikan
47.
Tuna slice beku
48.
SNI 2720.1:2010 Telur ikan terbang kering - Bagian 1: Spesifikasi
49.
Lele Asap-Bagian 1: Spesifikasi
50.
SNI 01-7266.1-2006 Bakso ikan beku - Bagian 1: Spesifikasi
51.
RSNI3 2729:2012 Ikan segar
52.
SNI 2354.5:2011 Cara uji kimia - Bagian 5: Penentuan kadar logam berat (Pb) dan kadmium (Cd) pada produk perikanan
53.
SNI 3231.1:2010 Daging kepiting rebus beku dalam kemasan - Bagian 1: Spesifikasi
54.
Pempek Ikan Rebus Beku-Bagian 1: Spesifikasi
55.
Abon ikan-Bagian 1: Spesifiaksi
56.
Cumi-Cumi kering
57.
Penentuan bobot tuntas pada produk perikanan
58.
SNI 2707.1:2010 Ubur-ubur asin - Bagian 1: Spesifikasi
59.
SNI 7759:2013 Kaki Naga Ikan
60.
SNI 6927:2013 Ikan ekor kuning segar
61.
SNI 2718.1:2013 Petis udang – Bagian 1: Spesifikasi
62.
RSNI4 2694:2013 Surimi
63.
RSNI3 2712:2012 Ikan dalam kemasan kaleng hasil sterilisasi
64.
RSNI3 2696:2012 Fillet ikan beku
65.
RSNI3 2725:2012 Ikan asap dengan pengasapan panas
66.
SNI 7762:2013 Amplang Ikan
67.
SNI 7143:2013 Ikan nila utuh beku |
|
: |
1. AOAC Official Method, 2000, Official Merthods of Analysis. 17th ed. 2. Official Chemical Method, 1979. Fish inspection branch fisheries and ocean, Canada 3. Food and Drug Administration. Bacteriological Analytical Manual. 1998. Escherichia coli and Coliform Bacteria. 8th edition. Chapter 4 |
|
: |
1. 0302 Ikan, segar atau dingin, tidak termasuk potongan ikan tanpa tulang dan daging ikan lainnya dari pos 03.04
|
|
: |
1. LP 395 IDN - Balai Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (6 SNI lainnya)
2. LP 448 IDN - Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Jakarta (3 SNI lainnya)
|
|
: |
22 |