|
: |
Standar ini menetapkan persyaratan mutu, pemercontohan, cara uji, penandaan pelabelan dan pengemasan kertas cetak A, pengganti istilah kertas HVO. Persyaratan mutu kertas yang diatur meliputi sifat cetak, kelancaran proses cetak dan penampilan. Ketiga persyaratan ini dijabarkan dalam spesifikasi antara lain komposisi lembaran mengandung pulp mekanis minimal 15%, gramatur kertas 50-100 g/m2, derajat putih minimum 75% ISO, opasitas cetak 80-96%, dan kekasaran 170-300 mL/mm.Penggunaan standa ini tidak berdiri sendiri, artinya perlu mengacu SNI lain. Pemercontohan kertas diambil sesuai SNI 1764. Cara uji komposisi lembaran sesuai SNI 0441, gramatur sesuai SNI 0439, bulk sesuai SNI 0435, derajat putih sesuai SNI 4733, opasitas cetak SNI 4738, penetrasi minyak (metode IGT) sesuai SNI 0584, ketahanan cabut (metode IGT) sesuai SNI 0587, ketahanan tarik (metode kecepatan elogasi tetap) sesuai SNI 4737, daya regang (metode kecepatan elongasi tetap) sesuai SNI 4737, kekasaran (metode Brendsten) sesuai SNI 0932.1, dan kadar air sesuai SNI 0496. Pada setiap produk berbentuk gulungan diberi tanda panah yang menyatakan arah gulungan sedangkan pada setiap produk bentuk rim harus diberi tanda panah yang menyatakan arah mesin. Pelabelan produk gulungan sekurang-kurangnya tercantum pabrik pembuat atau nama dagang, kata-kata kertas cetak A, ukuran lebar dan diameter, gramatur, berat gulungan dan kode produksi. Pada setiap rim sekurang-kurangnya tercantum pabrik atau nama dagang, kata-kata “kertas cetak A”, jumlah lembaran, ukuran dengan notasi panjang x lebar, gramatur dan kode produksi. Produk dikemas dalam bentuk gulungan atau dalam bentuk lembaran untuk setiap 500 lembar (rim) dibungkus rapi agar tidak mengalami kerusakan. Ukuran bentuk gulungan sesuai dengan ukuran SNI 0433, sedangkan ukuran lembaran sesuai dengan SNI 0072 atau SNI 0433. |
|
: |
1.
SNI 14-4737-1998 Cara uji ketahanan tarik lembaran pulp, kertas dan karton (metode kecepatan elongasi tetap)
2.
SNI 14-4738-1998 Cara uji opasitas cetak (d/0 derajat) lembaran pulp dan kertas
3.
SNI 14-4733-1998 Cara uji derajat putih (d/Oo) lembaran pulp, kertas dan karton
4.
SNI 0932.1:2008 Kertas dan karton - Cara uji kekasaran - Bagian 1: Metode Bendtsen
5.
SNI 14-1764-1990 Kertas dan karton, Cara pengambilan contoh
6.
SNI 14-0441-1989 Serat pulp, kertas dan karton, Cara analisis
7.
SNI 14-0439-1989 Kertas dan karton, Cara uji Gramatur
8.
SNI 14-0433-1989 Kertas belum siap pakai, Ukuran
9.
SNI 14-0435-1998 Cara uji tebal lembaran pulp, kertas dan karton
10.
SNI 14-0496-1989 Cara uji kadar air pulp, kertas dan karton
11.
SNI 14-0587-1989 Kertas dan karton, Cara uji cabut lembaran (Metode IGT)
12.
SNI 14-0584-1989 Kertas dan karton, Cara uji penetrasi minyak (Metode IGT)
13.
SNI 14-0072-1987 Kertas siap pakai untuk kertas tulis dan beberapa jenis barang cetakan (Deret A dan B), Ukuran |