BSN   |   MASTAN   |   Koleksi Perpustakaan
Pengguna Baru?  |   Register   |   Login   |   Bantuan   
Indonesia | English | Cetak

DETAIL SNI
: [berlaku] SNI 2897:2008
: Metode pengujian cemaran mikroba dalam daging, telur dan susu serta hasil olahannya

File SNI ini dapat diperoleh pada Layanan Informasi Terpadu BSN
Terimakasih kepada para pengunjung website BSN yang telah memanfaatkan fulltext akses seluruh koleksi digital SNI melalui SNI Online selama 2 tahun (2010-2012). Mulai Tahun 2013, website BSN akan menyediakan full text akses SNI yang baru ditetapkan selama 1 tahun. SNI hasil adopsi badan standar asing tidak dapat kami tampilkan semua secara fulltext, terkait peraturan hak cipta di masing-masing Organisasi Pengembang Standar. Dokumen SNI yang tidak tersedia secara online dapat diperoleh pada Layanan Informasi Terpadu BSN(sesuai ketentuan yang berlaku) di: Perpustakaan BSN, email:dokinfo@bsn.go.id, phone: +62 21 3927422 ext 222

: Standar ini merupakan revisi dari SNI 01-2897-1992, menetapkan metode pengujian cemaran mikroba Total Plate Count (TPC), Coliform, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Salmonella spp., Campylobacter spp., dan Listeria monocytogenes secara kualitatif dan kuantitatif pada daging, telur dan susu, serta hasil olahannya. Pengujian Total Plate Count (TPC) dimaksudkan untuk menunjukkan jumlah mikroba yang terdapat dalam suatu produk dengan cara menghitung koloni bakteri yang ditumbuhkan pada media agar. Pengujian Most Propable Number (MPN) Coliform pada prinsipnya terdiri dari uji presumtif dan uji konfirmasi, dengan menggunakan media cair di dalam tabung reaksi dan dilakukan berdasarkan jumlah tabung positif. Pengamatan tabung positif dapat dilihat dengan timbulnya gas di dalam tabung Durham. Prinsip pengujian Staphylococcus aureus adalah hitung cawan secara sebar pada permukaan media. Pengujian Salmonella spp. didasarkan pada pertumbuhan bakteri ini pada media selektif melalui tahapan pra pengayaan dan pengayaan yang dilanjutkan dengan uji biokimia dan serologi. Adapun Campylobacter spp.diuji melalui pertumbuhan bakteri ini pada media selektif dengan tahapan pra pengayaan, pengayaan, isolasi dan identifikasi serta konfirmasi. Konfirmasi dan uji biokimia dilakukan melalui uji katalase, uji sensitivitas antibiotik, pengecatan gram, uji hippurate hydrolysis, uji dengan TSIA, uji glucose utilization, uji katalase-oxidase, uji growth temperature tolerance, uji pertumbuhan pada MacConkey Agar, dan uji pertumbuhan. Listeria monocytogenes diuji melalui isolasi dan identifikasi bakteri dengan cara pembiakan pada media selektif. Selanjutnya, identifikasi dilakukan melalui uji pengecatan gram, uji motilitas, uji gula-gula, uji katalase, dan uji konfirmasi.
: 67-03 Peternakan dan Produk Peternakan
: 1. 67.050 Metode umum untuk pengujian dan analisa produk
: 100/KEP/BSN/10/2008 download
: 10-10-2008 [dd-mm-yyyy]
:  1. SNI 01-2897-1992 Cara uji cemaran mikroba 
:  1.    Susu segar
 2.  [berlaku] SNI 3932:2008   Mutu karkas dan daging sapi
 3.  [berlaku] SNI 3925:2008   Mutu karkas dan daging kambing/domba
 4.  [berlaku] SNI 3924:2009   Mutu karkas dan daging ayam
 5.  [berlaku] SNI 3141.1:2011   Susu segar-Bagian 1: Sapi
 6.  [berlaku] SNI 3926:2008   Telur ayam konsumsi
:  1. LP 028 IDN - Laboratorium Cabang Surabaya PT Sucofindo (PERSERO) (75 SNI lainnya)
 2. LP 031 IDN - UPT Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Provinsi Riau (19 SNI lainnya)
 3. LP 084 IDN - Laboratorium Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Semarang (48 SNI lainnya)
 4. LP 130 IDN - Laboratorium PT Intertek Utama Services (16 SNI lainnya)
 5. LP 438 IDN - UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung (10 SNI lainnya)
 6. LP 433 IDN - PT Water Laboratory Nusantara Indonesia (6 SNI lainnya)
 7. LP 449 IDN - Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kelas I Palembang (26 SNI lainnya)
 8. LP 459 IDN - Balai Besar Karantina Pertanian Makassar (2 SNI lainnya)
 9. LP 461 IDN - Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya (1 SNI lainnya)
 10. LP 621 IDN - Balai Riset dan Standardisasi Industri Medan (49 SNI lainnya)
 11. LP 636 IDN - Central Laboratory - PT Indolakto (4 SNI lainnya)
 12. LP 660 IDN - Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok (1 SNI lainnya)
 13. LP 738 IDN - Laboratorium Quality Control PT Perfetti Van Melle (6 SNI lainnya)
 14. LP 755 IDN - Laboratorium Analytical Research PT Ultra Prima Abadi - Orang Tua Grup (12 SNI lainnya)
 15. LP 762 IDN - UPT Veteriner Dinas Peternakan Provinsi NTT (1 SNI lainnya)
 16. LP 777 IDN - UPT LABKESWAN Dinas Peternakan Prov Jatim di Tuban (1 SNI lainnya)
 17. LP 843 IDN - PT Pulau Sambu Kuala Enok (4 SNI lainnya)
 18. LP 867 IDN - Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin (1 SNI lainnya)
 19. Lp 870 IDN - UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Malang (1 SNI lainnya)
 20. LP 878 IDN - UPTD Laboratorium Kesehatan dan Klinik Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat (1 SNI lainnya)
 21. LP 901 IDN - Balai Karantina Pertanian Kelas I Mataram (1 SNI lainnya)
 22. LP 968 IDN - Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta (1 SNI lainnya)
 23. LP 973 IDN - Laboratorium Mikrobiologi Biofarma (1 SNI lainnya)
 24. LP 992 IDN - UPTD Puskeswan, Laboratorium Diagnostik Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Riau (1 SNI lainnya)
 25. LP 1027 IDN - UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Provinsi Bali (1 SNI lainnya)
 26. LP 1037 IDN - PT Vertex Global Indonesia (23 SNI lainnya)
 27. LP 1044 IDN - Prolab Diagnostic Laboratory (1 SNI lainnya)
 28. LP 1048 IDN - Pusat Penelitian Bioteknologi - LIPI, Laboratorium Pengujian Bioteknologi (1 SNI lainnya)
: e-File
: 36