| No | Judul/Topik | ICS | Justifikasi/Alasan perumusan Standar | Ruang Lingkup/ Batasan Penerapan |
Adopsi | Tidak Adopsi/Pengembangan Sendiri | Jangka Waktu Penyelesaian (Thn) | Status Standar | Ket | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Regulasi | Kesepakatan Regional/ Internasional |
Kebutuhan Pasar | Pertimbangan Lain | Standar Int. |
Standar Non Int. |
Acuan Normatif |
Penelitian | Standar Yang Digunakan Sebagai Acuan (Judul dan identifikasi) |
Baru | Revisi (Nomor Dan Judul SNI) |
||||||
| 1 | Pensteril ruangan ultraviolet tipe bergerak | 11.080.10 |
|
|||||||||||||
| 2 | Pensteril air dengan sinar ultraviolet | 11.080.10 |
|
|||||||||||||
| 3 | Anti nyamuk aerosol | 71.100.70 |
|
|||||||||||||
| 4 | Penolak nyamuk, losio | 71.100.70 |
|
|||||||||||||
| 5 | Penolak nyamuk, gel | 71.100.70 |
|
|||||||||||||
| 6 | Penolak nyamuk, aerosol | 71.100.70 |
|
|||||||||||||
| 7 | d-alertin dalam anti nyamuk - Bagian 1: Bakar | 71.100.01 |
|
|||||||||||||
| 8 | d-alertin dalam anti nyamuk - Bagian 2: Mat | 71.100.01 |
|
|||||||||||||
| 9 | Transflutrin dalam anti nyamuk - Bagian 1: Bakar | 71.100.01 |
|
|||||||||||||
| 10 | Transflutrin dalam anti nyamuk - Bagian 2: Mat | 71.100.01 |
|
|||||||||||||
| 11 | Dietiltoluamid dalam losio penolak nyamuk | 65.100.10 |
Pendukung program pengawasan dibidang produksi (Surat Keputusan Bersama Menteri Kesehatan RI dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RI Nomor: 264A/MENKES/SKB/VII/2003 dan Nomor 02/SKB/M.PAN/7/2003) | Tidak ada | Tidak ada | - Belum adanya acuan untuk syarat mutu dan cara penetapannya dalam acuan resmi. - Pengambilan contoh dan pengujian laboratorium | "Penggunaan zat aktif Dietiltoluamid dalam losio penolak nyamuk (meliputi syarat mutu dari zat aktif dan batas kadar penggunaan zat tersebut dalam losio penolak nyamuk)" |
SNI 16-4946.1-1998 |
1 | baru | ||||||
| 12 | Temefos dalam granul pengendali larva Aedes aegypti | 65.100.10 |
Pendukung program pengawasan dibidang produksi (Surat Keputusan Bersama Menteri Kesehatan RI dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RI Nomor: 264A/MENKES/SKB/VII/2003 dan Nomor 02/SKB/M.PAN/7/2003) | Tidak ada | Tidak ada | - Belum adanya acuan untuk syarat mutu dan cara penetapannya dalam acuan resmi - Pengambilan contoh dan pengujian laboratorium | Penggunaan zat aktif temefos pada granul pengendali larva Aedes aegypti (meliputi syarat mutu dari zat aktif dan batas kadar penggunaan zat tersebut dalam sediaan) |
|
1 | baru | - Penelitian diperjelas | |||||
| 13 | Dietiltoluamid (DEET) dalam penolak nyamuk – Bagian 1: Losion | 11.080.20 |
Pendukung program pengawasan dibidang produksi (Surat Keputusan Bersama Menteri Kesehatan RI dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RI Nomor: 264A/MENKES/SKB/VII/2003 dan Nomor 02/SKB/M.PAN/7/2003) | - | - | '- Belum adanya acuan untuk syarat mutu dan cara penetapannya dalam acuan resmi - Pengambilan contoh dan pengujian laboratorium | Standar ini menetapkan syarat mutu bahan aktif dan toleransi kadar DEET yang digunakan dalam losion penolak nyamuk |
|
- | 2 | revisi | SNI 16-4946.1-1998 |
- | |||
| 14 | Dietiltoluamid (DEET) dalam penolak nyamuk - Bagian 1: Losion | 65.100.10 |
|
5401 |
||||||||||||